IPMKB Diminta Gelar Debat Cabup

Angka Kemiskinan Meningkat

SIAK KECIL-Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Siak Kecil (Ippermasik), mengharapkan APBD Bengkalis 2010 senilai Rp2,64 triliun, dapat dipergunakan dengan sebaiknya dan tepat sasaran dalam upaya menyejahterakan masyarakat. “Kami memberikan apresiasi atas disahkannya APBD Bengkalis sebesar Rp2,64 triliun oleh DPRD Bengkalis. Belajar dari tahun-tahun sebelumnya, program-program pemerintah – terutama untuk kesejahteraan rakyat– tidak berjalan dengan optimal.
Seharusnya ini menjadi evaluasi untuk institusi yang terlibat. Sehingga ke depan bukan program-program kecil lagi yang menjadi pekerjaan pemerintah,” ujar Muflih Helmi, Ketua Ippermasik, Kamis (11/3).

Ippermasik berharap, dengan anggaran sebesar itu, bisa menuntaskan program pemerintah yang lebih tepat sasaran, yang bertahun-tahun tidak tuntas. "Seperti pengentasan kemiskinan, seharusnya tidak terjadi kenaikan angka kemiskinan dari 61 ribu orang menjadi 80 ribu orang dengan dana APBD tiap tahunnya triliunan itu. Berarti di sini ada ketidak-profesionalan atau keseriusan pemerintah. Ke depan seharusnya pemerintah lebih serius menyelesaikan permasalahan ini,” ujarnya.

Muflih Helmi juga sangat menyesalkan beberapa pembangunan yang terkesan asal-asalan. Terutama pembangunan jalan di Kecamatan Siak Kecil yang tak pernah tuntas sampai sekarang. Padahal setiap tahun program itu masuk dalam APBD, tapi tetap saja jalan yang baru dibangun beberapa bulan ke depannya sudah hancur.

“Atas kondisi yang seperti itu, sebaiknya pengawasan dalam setiap proyek benar-benar dijalankan. Saya khawatir, program pemerintah ke depan malah akan menjadi permasalahan baru. Proyek-proyek kecil saja sering terbengkalai, apalagi proyek-proyek besar. Seharusnya pemerintah mengkaji betul studi kelayakan dari setiap program yang dicanangkan. Terutama program yang membutuhkan anggaran besar. Sehingga uang rakyat tidak dibuang sia-sia.”

Terkait anggaran pembangunan waterboom sebesar Rp10 miliar yang sudah masuk dalam APBD itu, ia menilai sebuah kemubaziran. Seharusnya anggota Dewan bersifat arif sebelum menyetujui.
"Saya pikir pembangunan waterboom yang menyedot dana sebesar itu belum saatnya untuk diprioritaskan. Masih banyak infrastuktur di desa-desa yang harus menjadi perhatian pemerintah seperti sekolah, madrasah, jalan, jembatan dan masjid,” ujarnya. n man


(http://www.riaumandiri.net/rm/index.php?option=com_content&view=article&id=1317:program-kesejahteraan-rakyat-belum-optimal-&catid=53:bengkalis&Itemid=58)